Memuat berita yang memihak kepada ISLAM

Juli 24, 2008

Dituduh Teroris, Seorang Muslim Kanada Kehilangan Pekerjaannya

sumber eramuslim.com
Pengadilan hak asasi manusia di negara Kanada memerintahkan sebuah perusahaan membayar ganti rugi sebesar 11.000 dollar terhadap karyawannya yang dipecat, karena dicurigai sebagai teroris.

Ghassan Asad, seorang Muslim Arab-Kanada sebelumnya harus menjalani pemeriksaan di kantor kepolisian British Columbia setelah dilaporkan ke polisi bahwa ia pernah berkunjung ke New York dan Washington beberapa minggu sebelum terjadi serangan 11 September tahun 2001.

Asad-yang bekerja di perusahaan Kinexus Bioinformatics Corp di Vancouver-dituduh membantu mengorganisir serangan 11 September di AS. Atas laporan tersebut, polisi memeriksa dan meginterogasi Asad selama tiga hari, tapi tidak mengenakan tuduhan apa pun padanya.

Kasus ini berawal, ketika permohononan Asad untuk menjadi warga negara Kanada dikabulkan. Asad yang pindah dari Arab Saudi ke Kanada pada tahun 1998, merayakannya dengan melakukan perjalanan ke Toronto, Buffalo, Boston, New York City, Washington, D.C dan Detroit

Tapi ketika ia kembali ke Kanada, ia merasa teman-teman satu kantornya mencurigainya dan beberapa di antaranya bahwa mengatakan bahwa ia terlibat dalam serangan 11 September. Surat kabar terbitan Kanada Province dalam laporannya menyebutkan, salah seorang rekan kerja Asad mengatakan, “Tidakkah ini mencurigakan, Asad adalah orang Arab dan Muslim dan ia pernah pergi ke New York dan Washington.”

Bos Asad di kantor juga mengatakan padanya, bahwa polisi melihat Asad mirip dengan para teroris yang diduga terlibat dalam serangan 11 September. Situasi itu sempat membuat Asad stress dan ia akhirnya minta cuti.CEO perusahaan tempat Asad bekerja, Dr. Steven Pelech menyatakan bahwa pihak manajemen berusaha meyakinkan Asad bahwa mereka tidak merasa Asad sebagai ancaman, bahkan manajemen berencana mempromosikan Asad. Tapi akhirnya, perusahaan mem-PHK Asad karena menganggap performa kerja Asad makin menurun. Belakangan diketahui, laporan pada polisi tentang Asad ternyata disampaikan oleh salah seorang anggota keluarga teman sekerja Asad.

Pengadilan hak asasi Kanada menyimpulkan bahwa perusahaan tempat Asad bekerja telah melakukan “tindakan yang tidak pantas” yang telah menimbulkan ” dampak yang serius dan substansial” pada Asad dan memerintahkan perusahaan membayar ganti rugi sebesar 11.000 dollar pada Asad.

Perusahaan Kinexus menyatakan banding atas keputusan pengadilan, sementara Asad mengatakan bahwa sampai saat ini ia masih belum mendapatkan pekerjaan baru. (ln/al-arby)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: