dijawab oleh Ahmad Sarwat, Lc sumber dari warnaislam.com
Pertanyaan
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Maaf ustadz, itu pertanyaan yang timbul setelah melihat perlakuan saudara-saudara kita yang terkesan berlebihan dalam memandang proses eksekusi Amrozi CS, begitu juga setelah eksekusi. Di TV dapat kita lihat banyak sekali orang-orang yang mengusung jenazah Amrozi sehingga terkesan bak sedang mengusung jenazah pahlawan, dan sekali-kali saya dengar teriakan “Allahu Akbar” .
Saya berharap ustadz dapat memberikan pandangan, sehingga saudara-saudara kita bisa menempatkan dirinya diposisi yang benar dalam kasus eksekusi Amrozi CS ini?
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Akhi Jakarta
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabrakatuh,
Kalau Amarozi dan kawan-kawan kemudian seolah jadi pahlawan yang dielu-elukan, dalam pandangan saya hal itu adalah sebuah akibat dari sikap mengulur-ngulur waktu eksekusi mati yang dilakukan sendiri oleh pihak penguasa.
Betapa tidak, sikap yang dilakukan penguasa memang benar-benar keterlauan, entah disengaja atau tidak. Kalau memang mau menembak mati, kenapa tidak dari dulu-dulu saja. Kenapa sudah ditentukan cara kematiannya, kuburannya, regu tembaknya, proses kematiannya, tapi para terpidana itu dibuat jadi ‘kancilen’ tidak jelas ujung pangkalnya. (lagi…)