Memuat berita yang memihak kepada ISLAM

Februari 24, 2007

RESPON ISLAM TERHADAP KONSEP KESATUAN AGAMA-AGAMA

Diarsipkan di bawah: Seputar pemikiran islam — iaaj @ 4:23 am

Written by Prof. Dr. S.M. Naquib al-Attas
Saturday, 20 August 2005
Makalah ini dicuplik dari karyanya Prolegomena to The Metaphysics of Islam,
penerbit ISTAC, Kuala Lumpur, 1995. (hal.5- 14) Kesalahan dan kejanggalan dalam penterjemahan adalah tanggung jawab penerjemah.red.
Konsep tentang Tuhan dalam Islam bersumber dari dan berdasarkan wahyu. Yang kami maksud dengan “wahyu“ di sini sama sekali bukanlah imajinasi seperti khayalan seorang penyair besar ataupun klaim para seniman terhadap diri mereka sendiri. Wahyu di sini juga bukan inspirasi apostolik seperti yang diklaim oleh para penulis kitab suci semacam Bibel; ia juga bukan intuisi iluminatif seorang ilmuwan atau pakar yang berpandangan tajam. (lagi…)

Februari 23, 2007

PEMIKIRAN SALAFI

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 11:05 am

Yang dimaksud dengan “Pemikiran Salafi” di sini ialah kerangka berpikir (manhaj fikri) yang tercermin dalam pemahaman generasi terbaik dari ummat ini. Yakni para Sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan setia, dengan mempedomani hidayah Al-Qur’an dan tuntunan Nabi SAW.
(lagi…)

Visi Hukum dalam Sunnah Nabi Saw

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 11:04 am

Pendahuluan
Sunnah Nabi yang suci telah menghadapi gempuran dari para hamba pemikiran Barat. Mereka, dengan sekuat tenaga dan upaya berusaha membunuh dan mematikannya. Beragam cara mereka lakukan, dan beragam jalan mereka tempuh, untuk mencapai tujuan itu.
(lagi…)

Berinteraksi dengan Al Qur’an

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 11:04 am

“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.”
( Al Kahfi: 1-3) (lagi…)

AMAL, KEBEBASAN, SYURA (MUSYAWARAH)

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 11:02 am

Amal adalah buah ilmu, karena itu dikatakan dalam pepatah, “Ilmu tanpa amal sama dengan pohon tanpa buah atau awan tanpa hujan.”

Amal juga merupakan buah keimanan yang benar, karena tidak mungkin ada keimanan tanpa amal. Meskipun para ulama berbeda pendapat tentang dimasukkannya amal sebagai bagian dan hakikat iman atau syarat sahnya iman atau buah dari iman, adalah merupakan sesuatu yang tidak diragukan bahwa keimanan yang benar (hakiki) itu harus membuahkan amal. Oleh karena Al Qur’an mengumpulkan antara iman dan amal dalam berpuluh-puluh dan ayatnya, karena itu ulama salaf berkata, “Iman adalah sesuatu yang meresap dalam hati dan dibuktikan dengan amal.” (lagi…)

NILAI-NILAI KEMANUSIAAN

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:53 am

Masyarakat Islam itu tegak di atas aqidahnya, yang nantinya akan menentukan falsafah hidupnya secara menyeluruh, baik mengenai prinsip, per~alanan, maupun tujuan akhirnya. Dia merupakan jawaban atas tiga pertanyaan mendasar, yaitu: dari mana, ke mana, dan untuk apa manusia itu diciptakan (hidup), yang dengan jawaban itu melukiskan bahwa mereka adalah masyarakatyang bertauhid, dan tidak menyekutukan Allah dengan apa pun.
(lagi…)

TATA KEHIDUPAN DAN TRADISI

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:52 am

Sebagaimana masyarakat Islam itu memiliki ciri khas dalam aqidah dan ibadahnya, dalam pemikiran dan perasaannya, dalam akhlaq (moralitas) dan keutamaannya, maka ia juga memiliki ciri khas dalam tata kehidupan dan tradisinya secara khusus. Yaitu yang diwamai oleh aqidahnya, aspek-aspek yang mengikutinya dan yang bersumber darinya. (lagi…)

TUGAS MASYARAKAT ISLAM TERHADAP AKHLAQ

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:51 am

Sesungguhnya tugas masyarakat Islam terhadap akhlaq adalah sebagaimana tugasnya terhadap aqidah, pemikiran dan ibadah.

Tugas (peran) mereka terhadap akhlaq ada tiga hal, yakni Taujih (mengarahkan), Tatshit (memperkuat), dan Himaayah (memelihara).
(lagi…)

AKHLAQ DAN KEUTAMAAN

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:47 am

Sebagaimana masyarakat Islam itu memiliki keistimewaan di bidang aqidah, ibadah dan pemikiran, maka ia juga memiliki keistimewaan dalam masalah akhlaq dan keutamaan.

Akhlaq dan keutamaan merupakan bagian penting dari eksistensi masyarakat Islam. Mereka adalah masyarakat yang mengenal persamaan keadilan, kebajikan dan kasih sayang, kejujuran dan kepercayaan, sabar dan kesetiaan, rasa malu dan kesetiaan, ‘izzah dan ketawadhu’an, kedermawanan dan keberanian, perjuangan dan pengorbanan, kebersihan dan keindahan, kesederhanaan dan keseimbangan, pemaaf dan penyantun, serta saling menasihati dan bekerjasama (ta’awun). Mereka beramar ma’ruf dan nahi munkar, melakukan segala bentuk kebaikan dan kemuliaan, keutamaan akhlaq, semua dengan niat ikhlas karena Allah, bertaubat dan bertawakal kepada-Nya, takut menghadapi ancaman-Nya dan mengharap rahmat-Nya. Memuliakan syiar-syiarNya, senang untuk memperoleh ridhaNya, menghindari murka-Nya, dan lain-lain dari nilai-nilai Rabbaniyah yang telah banyak dilupakan oleh manusia. (lagi…)

PERASAAN, SELERA, DAN KASIH SAYANG

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:46 am

Sebagaimana masyarakat Islam memiliki ciri khas dalam Fikrah (pemikiran) dan pemahamannya, maka mereka juga memiliki ciri khas dalam masalah perasaan dan kasih sayang.

Ada masyarakat yang senantiasa diliputi oleh perasaan dengki atau sentimen rasial (kesukuan), ada lagi masyarakat yang diliputi oleh fanatisme kebangsaan dan ada juga masyarakat yang diliputi oleh rasa cinta tanah air yang membabi buta. (lagi…)

DUA JENIS PEMIKIRAN (PAHAM) YANG BERBAHAYA BAGI MASYARAKAT

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:44 am

Masyarakat Islam saat ini harus dibebaskan dari dua bentuk pemikiran (paham) yang ditransfer kepada mereka dari tatanan masyarakat lain dan telah merasuk ke seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat awam maupun cendekiawan dan ulamanya.
(lagi…)

PEMIKIRAN DAN PEMAHAMAN

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:43 am

Sebagaimana masyarakat Islam itu berbeda (memiliki ciri khas) dengan aqidah dan ibadahnya, ia juga memiliki keistimewaan dengan pemikiran (fikrah) dan sistem nilainya.

Masyarakat Islam diwarnai oleh pemikiran dan pemahaman yang menentukan pandangannya terhadap segala persoalan, peristiwa, tingkah laku seseorang, nilai dan hubungan. Masyarakat Islam menentukan ini semuanya dari sudut pandang Islam, mereka tidak mengambil hukum kecuali dari sumber referensi Islam yang bersih dan jernih dari kotoran-kotoran dan penambahan-penambahan, sebagai akibat dari rusaknya zaman. Sumber yang bersih itulah yang mampu menangkal pemikiran yang ekstrim dan pemikiran yang cenderung kendor, penyimpangan orang-orang yang membuat kebatilan dan penakwilan orang-orang yang bodoh. (lagi…)

AMAR MA’RUF DAN NAHI MUNKAR

Diarsipkan di bawah: DR.Yusuf Al-Qhordowy — iaaj @ 10:42 am

Inilah kewajiban atau syi’ar yang kelima atau syi’ar yang ada, kewajiban ini merupakan baju pelindung bagi syi’ar-syi’ar lainnya. Barangkali akan membuat terkejut bagi sebagian orang jika kewajiban amar maÕruf nahi munkar ini termasuk kewajiban-kewajiban yang asasi dalam Islam, karena selama ini yang terkenal adalah empat yang telah disebutkan pertama.
(lagi…)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.